Palembang,SuaraMetropolitan – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bukit Asam menjalin kerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), Rabu (30/9/2026), di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi.
Kerja sama ini difasilitasi The Wijaya Institute sebagai katalis antara dunia industri dan perguruan tinggi.
Manajer PLN Nusantara Power UP Bukit Asam, Fahmi Wibowo, mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang sebelumnya telah dilakukan dengan sejumlah fakultas di UIN Raden Fatah.
“Ada beberapa bidang yang perlu kita kuatkan di sana yaitu terkait transisi energi. Kita sudah menggunakan biomassa untuk co-firing, kemudian juga ada efisiensi yang harus kita lakukan,” ujar Fahmi.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Isnaini, menyebut kerja sama tersebut dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Sains dan Teknologi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi,” kata Muhammad Isnaini.
Sementara itu, Direktur The Wijaya Institute, Wijaya, mengatakan pihaknya berperan sebagai penghubung antara dunia usaha dan perguruan tinggi.
“Kita sebagai katalis, sehingga apa yang menjadi harapan dunia usaha akan dapat diaktualisasikan pada perguruan tinggi,” ujar Wijaya.
Melalui kerja sama ini, PLN Nusantara Power UP Bukit Asam berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi yang mendukung efisiensi pembangkit, transisi energi, serta penyelesaian isu lingkungan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.












