Palembang,SuaraMetropolitan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam sepekan ke depan.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, menjelaskan bahwa saat ini wilayah Sumsel tengah dipengaruhi dinamika atmosfer aktif seperti gelombang Kelvin dan Madden–Julian Oscillation (MJO). Kondisi ini memicu peningkatan massa udara secara signifikan yang berdampak pada pertumbuhan awan hujan lebih intens.
“Saat ini Sumatera Selatan masih dalam periode musim hujan. Dinamika atmosfer seperti gelombang Kelvin dan MJO menyebabkan pertumbuhan awan dan hujan cukup intensif di wilayah Sumsel,” jelasnya saat diwawancarai di Kantor BMKG SMB II Palembang, Senin (06/04/2026).
BMKG mencatat, curah hujan di Palembang pada 5 April 2026 tergolong tinggi, bahkan masuk kategori lebat hingga sangat lebat. Data dari Stasiun Klimatologi Sumsel di Gandus menunjukkan curah hujan mencapai 81,4 mm per hari.
“Dari pantauan BMKG pada 5 April, curah hujan mencapai 81,4 mm per hari. Ini masuk kategori lebat hingga sangat lebat, sehingga kondisi cuaca sangat dinamis dan cepat berubah,” tegasnya.

BMKG memperingatkan, kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, hingga longsor di sejumlah wilayah. Adapun daerah yang dinilai rawan meliputi Kabupaten OKU, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, OKI, Ogan Ilir, serta Kota Palembang.
Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.
BMKG menegaskan telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.
“BMKG sudah sering berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB agar masyarakat memahami potensi cuaca dan tetap waspada terhadap risiko ke depan,” katanya.
Informasi diatas ditulis oleh Mahasiswa Magang UIN Raden Fatah Palembang







