Berita Daerah

Gubernur Herman Deru Ajak Bangkitkan Gotong Royong, 3.067 RTLH di Palembang Ditarget Tuntas 2027

×

Gubernur Herman Deru Ajak Bangkitkan Gotong Royong, 3.067 RTLH di Palembang Ditarget Tuntas 2027

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyalurkan bantuan 100 Sak Semen secara simbolis, yang di terima langsung oleh Lurah 11 Ulu, Arianto, Selasa (5/5/2026).

Palembang,SuaraMetropolitan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangkitkan kembali nilai-nilai dasar gotong royong dalam membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Seberang Ulu II (SU II), Kelurahan 11 Ulu, Selasa (5/5/2026), dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat meluncurkan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (GEBRAK RUTILAHU) pemerintah provinsi Sumatera Selatan 2026.

Dalam arahannya, Herman Deru menekankan pentingnya menggugah kesadaran sosial masyarakat, seperti rasa malu, kepedulian, dan tanggung jawab bersama. Ia menyebut, sifat dasar tersebut perlu “dipanggil” agar muncul kembali di tengah kehidupan sosial.

“Momentum hari ini adalah memanggil sifat dasar seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan rasa kegotongroyongan. Kita harus mengesampingkan perbedaan ras, kepercayaan, dan agama. Yang penting dia warga yang layak kita bantu,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan, termasuk dunia usaha. Ia mengungkapkan, terdapat sekitar 6.000 direktur perusahaan di Sumatera Selatan yang aktif dan berpotensi turut berkontribusi dalam program sosial tersebut.

“Ini level provinsi, maka gubernur memanggil wali kota, wali kota memanggil bupati. Kita ingin bantuan ini tepat sasaran dan dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Bangun Masa Depan Sumsel, Cik Ujang Soroti Pentingnya Mutu Pendidikan

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa memaparkan target khusus penanganan RTLH di wilayahnya. Saat ini tercatat sebanyak 3.067 unit rumah tidak layak huni yang akan dipercepat perbaikannya melalui program GEBRAK RUTILAHU.

“Dan saya kira Palembang juga mendapatkan beberapa unit bantuan, baik dari Pemerintah Pusat maupun melalui dana APBD dan stakeholder terkait lainnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia optimistis target tersebut dapat diselesaikan sesuai rencana.

“InsyaAllah target kita di 2027, 3.067 rumah itu sudah clear dan selesai semua. Program GEBRAK RUTILAHU diharapkan jadi gerakan gotong royong masif untuk mewujudkan hunian layak bagi warga,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Sumsel Novian mengungkapkan kondisi backlog perumahan di Sumatera Selatan yang masih cukup tinggi.

“Angka kepemilikan backlog ada di sekitar 429.000 unit, sementara backlog RTLH berada di angka 395.000 unit. Khusus Kota Palembang terdapat sekitar 6.000 backlog Rumah Tidak Layak Huni,” jelasnya.

Baca juga: Menteri Haji Tinjau Langsung Keberangkatan Kloter 9 di Palembang, 435 Jemaah Dilepas ke Tanah Suci

Ia menambahkan, peluncuran program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Alhamdulillah hari ini pak gubernur, pak wali kota, dan seluruh bupati se-Sumsel berkomitmen bahwa pemerintah hadir bagi masyarakat, terutama dalam membantu saudara-saudara kita yang tinggal di hunian tidak layak dan tidak sehat,” katanya.

Novian berharap program ini dapat menjadi pemantik bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk stakeholder dan tokoh masyarakat, untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Harapan kami, ini menjadi gerakan bersama agar kita semua bisa menikmati kehidupan yang lebih layak,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah 11 Ulu Arianto menyambut baik pelaksanaan program tersebut di wilayahnya. Ia menilai kehadiran langsung pemerintah provinsi dan kota menjadi dorongan besar bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah. Program ini sangat membantu warga kami yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Harapan kami, dengan adanya gerakan gotong royong ini, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kualitas hidup warga bisa meningkat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.