Berita Daerah

Palembang Menuju Kota Energi Bersih, PSEL Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

×

Palembang Menuju Kota Energi Bersih, PSEL Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Sebarkan artikel ini
Wali kota Palembang, Ratu Dewa, meninjau langsung lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Jalan Keramasan, Kertapati, Senin (20/4/2026). 

Palembang,SuaraMetropolitan Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa bersama Director Investment Danantara Indonesia, Fadli Rahman, meninjau langsung lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Jalan Keramasan, Kertapati, Senin (20/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan proyek yang kini telah masuk dalam skema Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya mendorong Palembang menuju kota berbasis energi bersih.

Fadli Rahman menjelaskan bahwa proyek PSEL merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo yang memandang pengelolaan sampah sebagai persoalan prioritas. Ia menambahkan, Palembang menjadi salah satu daerah yang bertransformasi dari regulasi sebelumnya, yakni Perpres 35/2018, ke skema baru yang lebih mutakhir.

“Kami dari Danantara bergerak cepat bersama Pak Walikota dan jajaran. Kami targetkan realisasi peralihan ini tuntas tahun ini, sehingga pengelolaan sampah di Palembang dan sekitarnya berlangsung berkelanjutan, lingkungan asri, dan ekonomi warga meningkat,” ujar Fadli.

Baca juga: Sekda Aprizal Hasyim Resmi Lepas Jemaah Haji PGRI, Doakan Jadi Haji Mabrur

Sementara itu, Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa meskipun proyek ini berskala nasional, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Palembang.

Ia menyebutkan progres pembangunan saat ini telah mencapai 81 persen. “Insya Allah akan mulai beroperasi Oktober 2026,” paparnya.

Ratu Dewa juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut, serta memastikan teknologi yang digunakan tetap ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran.

Selain itu, ia mendorong agar pelaku usaha kecil turut dilibatkan dalam pengembangan ekosistem proyek PSEL.

Baca juga: Wabup Netta: WFH – WFA Tak Boleh Jadi Dalih ASN Mangkir Bekerja

“Selain itu kita juga harapkan menyediakan fasilitas bagi pelajar (TK-SMA) untuk belajar pengelolaan sampah modern. Kalau ini terwujud, Palembang akan memiliki pusat energi listrik dari limbah yang tidak hanya fungsional, tapi juga membanggakan secara performa dan estetika,” kata Ratu Dewa.

Manager PT Indo Green Power, Satriawan Ming, mengapresiasi sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan proyek ini. Pihaknya pun berkomitmen agar proyek segera rampung sehingga manfaat ekonomi dan lingkungan dapat dirasakan masyarakat.

“Untuk tenaga kerja kita sudah melatih tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Kepala DLHK Palembang, Akhmad Mustain, menyampaikan optimisme bahwa target penyelesaian dapat tercapai melalui kolaborasi dengan daerah penyangga.

“Potensi sampah dari Ogan Ilir dan Banyuasin sangat menjanjikan. Kami sudah berkomunikasi secara lisan. Masalah tenaga kerja juga akan kami dorong sebanyak-banyaknya dari warga lokal, tentunya sesuai kriteria teknis dari pengembang,” jelas Mustain. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.