Palembang, SuaraMetropolitan,-Pondok Pesantren (PonPes) Nurul Qomar Palembang mengelar serah terima santri dan santriwati angkatan ke-39 sebagai wujud penyerahan secara simbolis pendidikan anak telah dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing serta sebagai bentuk telah menyelesaikan pendidikannya di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Qomar Palembang, pada hari Sabtu, (06/06/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung hampir 5 jam, dimulaj pada pukul 08.00 WIB hingga jam 12.00 WIB. Bertempat di pelantaran Masjid Jami’ Nurul Qomar Palembang yang berlangsung meriah dan khidmat serta dengan penuh sukacita yang disambut antusiasme oleh orang tua wali, guru, dan tamu undangan di PonPes Nurul Qomar Palembang.
Sebanyak 97 santri dan santriwati yang telah dikembalikan lagi pendidikannya kepada orang tuanya sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikannya di PonPes Nurul Qomar Palembang di tahun ini, dengan rinciaan jumlah siswa yaitu, 15 siswa Rauhotul Athfal (RA), 49 siswa Madrasah Ibtidaiyah(MI), SMP 17 santri, dan SMA 16 santri.

Kegiatan tersebut diawali dengan semarak penampilan hadroh Firqotun Mubarak PonPes Nurul Qomar Palembang, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, kata sambutan, pembacaan nominasi siswa berprestasi, prosesi wisuda penyematan gordon tingkat RA, MI, SMP dan SMA, ikrar alumni para santri, serta penampilan-penampilan kelas akhir yang sangat memukau dan luar biasa dari jenjang TK, MI, SMP, dan SMA.
Turut di hadiri oleh sejumlah tokoh penting pada kegiatan tersebut yaitu, wakil PGRI Sumatera Selatan Bpk. Melki, S.Pd., M.Si, dan civitas Yayasan PonPes Nurul Qomar Palembang yaitu, Pembina Yayasan, Prof. Dr. H. Raden Wijaya, M.C., M.Si, pengawas Yayasan, H. M. Abdurrahman, ketua yayasan, KH. M. Afrizal Rivai, SH, di dampingi oleh mudir KH. Orbit Rupawan, S.Th.I., dan para jajaran dewan guru PonPes Nurul Qomar serta para wali santri yang hadir dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
Mudir PonPes Nurul Qomar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para orang tua dan jangan putus sekolah. “Kami sangat berterimakasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di pesantren kami serta kami berharap agar anak-anak yang di wisuda hari ini untuk terus melanjutkan pendidikanya sampai kepeguruan tinggi”. Ucapnya
Dalam sambutannya Wakil PGRI Sumatera Selatan Bpk. Melki, S.Pd., M.Si menekankan pola pendidikan dan guru harus menguasai teknologi. “Pendidikan yang ideal itu ya seperti ini, di likungan Pondok Pesantren bukan hanya sekolah umum saja yang terus di dorong, serta seorang guru harus melek teknologi jangan sampai ketinggalan apalagi anti dengan teknologi.” Ucap tegasnya.
Sementara pembina Yayasan Pesantren Nurul Qomar Prof. Dr. H. Raden Wijaya, M.C., M.Si menyampaikan ungkapan selamat dan do’a kepada para santri yang telah menuntaskan pendidikannya.
“Kami mengucapkan selamat untuk para santri yang telah di wisuda hari ini, mudah-mudahan Allah SWT selalu melimpahkan keberkahan dan rahmatnya kepada kalian semuanya.” Ucap beliau
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh Ust. Irham Abdal dilanjutkan dengan, prosesi salam-salaman dan sesi foto bersama, antara para siswa kelas akhir dengan seluruh jajaran guru-guru dilingkungan PonPes Nurul Qomar dari berbagai tingkat RA, MI, SMP, dan SMA sebagai penutup dalam kebersamaan pada kegiatan yang penuh barakah ini.
Pondasi dalam pendidikan kunci utamanya adalah ilmu agama yang kuat sebagai bekal untuk anak-anak bangsa ini dengan terjun ke masyarakat dan memberikan contoh yang baik, dan ini semua hanya di dapatkan di pondok-pondok pesantren, kemudian generasi tersebut harus lah banyak belajar dan terus belajar agar menjadi generasi yang lebih maju. Tutupnya Wakil PGRI Sumsel Bpk. Melki, S.Pd., M.Si dalam sesi wawancara.









