Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional 2026 yang akan digelar oleh Tievel Unity Indonesia Foundation pada 8–10 Mei 2026 di kawasan Jakabaring Sport City.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi panitia penyelenggara di ruang rapat Sekda, Rabu (04/03/2026).
Menurut Aprizal, penunjukan Palembang sebagai tuan rumah merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah Palembang dipercaya menjadi tuan rumah. Pemkot siap mensupport sesuai fungsi dan kewenangan agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Ia menegaskan, event berskala nasional ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menggerakkan sektor UMKM, serta mendongkrak tingkat hunian hotel dan kunjungan wisata. Terlebih, pelaksanaan di Jakabaring dinilai sangat representatif untuk mengakomodasi kejuaraan besar tingkat nasional.
Baca juga: Apel Perdana Danrem 044/Gapo, Tegas Tolak Judi Online dan Bangun Budaya Disiplin
Selain aspek ekonomi, Pemkot Palembang juga mendorong agar unsur budaya lokal turut ditampilkan dalam rangkaian kegiatan. Salah satunya melalui penggunaan busana adat Palembang oleh mayoret maupun peserta tertentu sebagai bentuk promosi kearifan lokal.
“Kita ingin momentum ini sekaligus memperkenalkan budaya Palembang di tingkat nasional bahkan internasional. Kami bersama seluruh stakeholder siap berkolaborasi,” tambahnya.
Dukungan pemerintah kota juga mencakup pengamanan serta koordinasi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata hingga Dinas Kebudayaan, guna memastikan pelaksanaan ajang berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu, Ketua Umum Tievel Unity Indonesia Foundation, Fanny Fatriani Alambai, menjelaskan bahwa kejuaraan ini mengusung konsep kompetisi nasional bernuansa militer (military style) dengan peserta mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi se-Indonesia.
Baca juga: Angkutan Laut Lebaran 2026 Siap Berlayar, 841 Kapal Disiagakan untuk 3,2 Juta Penumpang
“Antusiasme dari Sumatera Selatan sangat luar biasa. Diperkirakan ada sekitar 60 tim dari Sumsel. Karena jumlahnya besar, kemungkinan akan ada tahap seleksi awal secara online melalui pengiriman video sebelum masuk babak utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berpengalaman menggelar berbagai event nasional, termasuk kejuaraan yang sebelumnya memperebutkan Piala Panglima TNI, dan ke depan akan memperebutkan Piala Kemenpora RI.
Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan panitia penyelenggara, Fanny optimistis kejuaraan ini akan berlangsung meriah dan profesional.
“Kami ingin event ini bukan hanya kompetisi, tapi juga hiburan yang spektakuler dan membanggakan,” tandasnya.







