Palembang,SuaraMetropolitan – Sebanyak 400 pelanggan perusahaan air bersih Perumda Tirta Musi Palembang mulai bulan Maret dikenakan tarif air limbah.
Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Andi Wijaya Adani saat menggelar konferensi pers pada hari Jum’at 7 Februari 2025 bahwa Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam pengembangan Palembang City Sewerage Project (PCSP), Perumda Tirta Musi Palembang diamanahkan oleh pemerintah sebagai operator pengelolaan air limbah. Dengan demikian, Perumda Tirta Musi tidak hanya berperan sebagai penyedia air minum, tetapi juga sebagai pengelola air limbah di kota Palembang.
“Ini sudah kita mulai secara bertahap sebanyak 400 pelanggan yang akan dikenakan tarif sesuai dengan kelasnya,”katanya.
Air limbah Domestik, yang diolah oleh Perumda Tirta Musi Palembang seperti air limbah dari rumah tangga adalah kran water contohnya air dari cucian, air dari dapur, air dari kamar mandi dan air dari toilet.
“Jadi Air cucuran air hujan tidak termasuk, kami ditunjuk oleh pemerintah kota Palembang sebagai operator sesuai perdanya nomor 20 Tahun 2022 di dalam keputusan perda tersebut bahwa semua pelanggan air minum adalah pelanggan air limbah juga,”jelasnya.