Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang Ratu Dewa optimistis Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI 2026 mampu melahirkan bibit-bibit atlet bulu tangkis yang akan mengharumkan nama daerah di masa mendatang. Menurutnya, kejuaraan seperti ini menjadi wadah penting untuk menjaring potensi atlet dari berbagai kalangan.
Hal tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di GOR Badminton Pakri, Minggu (5/7/2026).
Kejuaraan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta diikuti pelajar maupun masyarakat umum.
“Saya rasa ini momen yang sangat baik sekali dalam mencari bibit baru yang akan tumbuh menjadi atlet bulu tangkis di masa yang akan datang,” ujar Ratu Dewa.
Kemeriahan pembukaan juga diwarnai pertandingan ekshibisi yang mempertemukan Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama Ratu Dewa melawan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. yang berpasangan dengan Irjen Pol (Purn.) Eko Indra Heri.
Usai pertandingan, Ratu Dewa menilai tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis menjadi modal besar untuk mencetak atlet-atlet berprestasi. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolda Sumsel terhadap penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali menggeluti olahraga tersebut.
Baca juga: Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, Lita Machfud Desak BPS Benahi Data Desil
“Ini merupakan motivasi yang penting untuk kita gelorakan. Karena dari Pak Kapolda sendiri sangat mendukung sekali kegiatan ini,” katanya.
Panitia mencatat sebanyak 1.078 peserta mengikuti Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI 2026. Jumlah tersebut menjadikan turnamen ini sebagai salah satu ajang olahraga terbesar yang diselenggarakan Polda Sumsel.
Peserta berasal dari berbagai kategori, mulai usia dini, anak-anak, pemula, remaja, hingga non prestasi. Selain itu, kejuaraan juga diikuti perwakilan instansi pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, komunitas, hingga kelompok veteran.
“Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan olahraga mampu menjadi media efektif mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Semoga momen ini menjadi gerbang dalam menciptakan atlet baru dari generasi mendatang,” tutup Ratu Dewa. (*)






