Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara resmi membuka Seminar UMKM Kota Palembang bertema “Palembang Berdaya, UMKM Kito Level Up” yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Palembang dalam memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di era digital.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa mengatakan bahwa seminar tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang memberikan wawasan, pengalaman, serta strategi baru bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Baca juga: Direktur ALS dan PT SBP Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Jalinsumteng, 19 Orang Tewas
“Dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang mumpuni, para pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru untuk meningkatkan kualitas usahanya,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), menjadi salah satu kunci penting dalam transformasi digital UMKM. Menurutnya, penguasaan teknologi akan memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan berbagai aspek bisnis secara lebih efektif.
“Dengan mampu memahami perkembangan era saat ini, khususnya dalam pemanfaatan AI, para pelaku UMKM diharapkan akan lebih mudah dalam melakukan pemasaran, menciptakan kemasan produk yang lebih baik, mengelola usahanya secara lebih efektif, hingga mempublikasikan produk kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Baca juga: Wabup Netta Indian Tinjau Jembatan Rusak di Tanjung Lago
Ratu Dewa juga menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran yang sangat strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palembang akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kapasitas, serta penguatan ekosistem usaha agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Palembang saat ini telah mencapai 5,91 persen. Capaian tersebut diharapkan dapat terus meningkat dengan kontribusi aktif para pelaku UMKM.
“UMKM diharapkan dapat menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Kota Palembang,” tegasnya.






