Palembang,SuaraMetropolitan – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang menggelar serah terima santri baru kepada Mudir Tahun Ajaran 2026/2027, di Aula Ponpes Nurul Qomar Palembang, Sabtu (10/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penyerahan amanah dari orang tua kepada pihak pesantren untuk mendidik dan membina para santri, sekaligus mempererat silaturahmi antara wali santri dan keluarga besar Ponpes Nurul Qomar Palembang.
Sebanyak 53 santri baru, terdiri dari 23 santri tingkat SMP dan 30 santri tingkat SMA, secara resmi diserahterimakan secara simbolis kepada Mudir Ponpes Nurul Qomar Palembang, KH. Orbit Rupawan, S.Th.I.
Baca juga: Janji Solusi Tinggal Janji? SP III Terbit, Pedagang Stadion Kamboja Palembang Siapkan Aksi
Penyerahan simbolis dilakukan Kasasi selaku perwakilan orang tua santri baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam sambutannya, KH. Orbit Rupawan memberikan arahan kepada para orang tua agar tidak khawatir selama anak-anak mereka menjalani pendidikan di lingkungan pesantren.
“Bapak dan ibu jangan khawatir kami disini sebagai orang tua kedua bagi mereka yang 24 jam terus mengawasi anak-anak disini. Kami juga berharap bapak dan ibu ikhlas menitipkan anaknya disini, serta terus mendoakan anak-anaknya disini,” tegasnya.
Baca juga: Wali Kota Ludi Oliansyah Pesan Wisudawan STKIP Muhammadiyah: Sejukkan Pagar Alam dengan Ilmu
Sementara itu, Kasasi menyampaikan keyakinannya kepada pihak pesantren dalam mendidik dan membina para santri.
“Kami sepenuhnya menyerahkan anak-anak kami kepada pondok dan sepenuhnya yakin terhadap pondok ini, harapannya anak kami di sini dididik dan dibina dengan baik sehingga menjadi anak yang berguna dan bermanfaat ilmunya,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Ponpes Nurul Qomar H. M. Aburrahman, Ketua Yayasan H. M. Afrizal Rivai, S.H., para kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, kepala diniyah, guru dan staf pengajar, serta orang tua dan wali santri baru.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ust. Adi Saputra, S.Ag., dilanjutkan prosesi bersalam-salaman sebagai momentum mempererat silaturahmi antara pihak pesantren dan wali santri. (*)






