Berita Daerah

KUK 2027 Dibuka, Ponpes Nurul Qomar Perkuat Karakter Santri dan Budaya Anti-Bullying

×

KUK 2027 Dibuka, Ponpes Nurul Qomar Perkuat Karakter Santri dan Budaya Anti-Bullying

Sebarkan artikel ini
Ketua Yayasan Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. M. Afrizal Rivai, S.H sedang memberikan materi pertama dalam kegiatan Kuliah Umum Kepondokan (KUK)/MPLS tahun ajaran 2026/2027.

Palembang,SuaraMetropolitan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang resmi membuka kegiatan Kuliah Umum Kepondokan (KUK) Tahun Ajaran 2027 sebagai langkah awal memperkuat karakter santri sekaligus menanamkan budaya pendidikan yang bebas dari perundungan (bullying). Melalui kegiatan ini, para santri dibekali pemahaman tentang kehidupan di lingkungan pesantren agar mampu beradaptasi serta mengamalkan nilai-nilai disiplin, akhlak, dan kebersamaan sejak awal mengikuti proses pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Ponpes Nurul Qomar, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Senin (13/7/2027), diikuti sebanyak 188 santri baru maupun santri lama dari jenjang MI kelas VI, SMP, hingga SMA. Para peserta terdiri atas santri mukim (mondok) dan santri pulang-pergi (PP). Selama tiga hari ke depan, mereka akan mengikuti berbagai materi yang dikemas melalui Kuliah Umum Kepondokan (KUK) sebagai bentuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Mudir Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. Orbit Rupawan, S.Th.I. menegaskan bahwa KUK tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan pesantren, tetapi juga sarana menanamkan rasa cinta terhadap pondok serta mencegah tumbuhnya budaya bullying di lingkungan pendidikan.

Baca juga: Janji Solusi Tinggal Janji? SP III Terbit, Pedagang Stadion Kamboja Palembang Siapkan Aksi

“Kegiatan Kuliah Umum Kepondokan (KUK) kalau disekolah luar dikenal dengan istilah MPLS, akan tetapi di pondok pesantren ini dikenal dengan istilah KUK sebagai bentuk penanaman pemahaman santri baru dan lama akan pondok pesantren serta mencegah perilaku bullying disekolah. Bagaimana kita bisa cinta terhadap pondok kalau kita tidak mengenal dan paham secara mendalam akan tentang pondoknya.” tegas beliau.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. M. Afrizal Rivai, S.H. dalam penyampaian materinya mengingatkan pentingnya membangun karakter santri melalui kedisiplinan, kebersihan, akhlak, penguasaan bahasa Arab dan Inggris, serta pembiasaan salat berjamaah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di pesantren.

“Kami sangat berharap santri dan santriwati Ponpes Nurul Qomar disini menjadi siswa yang berguna dan bermanfaat ilmunya seperti, dalam menjaga kedisiplinan, akhlak dan sopan santun, bahasa arab dan inggris, serta sholat berjamaah.” ucap tegas Afrizal Rivai.

Baca juga: 53 Santri Baru Resmi Diserahkan ke Ponpes Nurul Qomar Palembang

Rangkaian pembukaan KUK ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ust. Muhammad Naza’i. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi perdana oleh Ketua Yayasan mengenai visi dan misi pondok pesantren serta pengenalan lingkungan sekolah sebagai bekal awal bagi seluruh santri dalam menjalani kehidupan di Ponpes Nurul Qomar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. M. Afrizal Rivai, S.H., Mudir Ponpes KH. Orbit Rupawan, S.Th.I., Wakil Mudir Ust. Ramadonsyah, S.Pd.Gr., para kepala sekolah jenjang MI, SMP, dan SMA, Kepala Diniyah, dewan guru, staf pengajar, serta seluruh santri dan santriwati Ponpes Nurul Qomar Palembang.

Melalui penyelenggaraan KUK Tahun Ajaran 2027 ini, Ponpes Nurul Qomar berharap seluruh santri semakin memahami nilai-nilai kepesantrenan, memiliki karakter yang disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai tanpa adanya praktik perundungan.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.