Sumbar,SuaraMetropolitan – PT PLN Indonesia Power UBP Sintang melaksanakan kegiatan benchmarking ke PT PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih pada 20 April 2026 dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengelolaan sampah menjadi bahan bakar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong inovasi energi berkelanjutan sekaligus memperkuat implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dalam kegiatan tersebut, pengelolaan sampah menjadi bahan bakar merupakan program yang dijalankan oleh Pokmaswas Rimba Peduli sebagai mitra program TJSL PT PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih. Program ini menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga menghasilkan nilai tambah berupa sumber energi alternatif.
PLS Manager PT PLN IP UBP Teluk Sirih, Herowiko Thama Nurahman, menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar unit dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis lingkungan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi bahan bakar tidak hanya menjawab tantangan limbah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan energi alternatif yang berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang memberikan manfaat nyata serta dapat direplikasi di unit lain,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi presentasi oleh pihak Pokmaswas Rimba Peduli yang memaparkan proses, teknologi, serta tantangan dalam pengelolaan sampah menjadi bahan bakar di office building PT PLN IP UBP Teluk Sirih. Melalui pemaparan tersebut, peserta benchmarking memperoleh gambaran komprehensif mengenai sistem pengolahan yang telah diterapkan serta potensi pengembangannya di wilayah lain.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan site visit ke lokasi pengolahan sampah yang terletak di Sungai Pinang. Dalam kunjungan ini, peserta melihat secara langsung proses pengolahan sampah hingga menjadi bahan bakar, sekaligus berdiskusi mengenai aspek teknis dan operasional di lapangan.
Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan best practice yang dapat diadopsi serta dikembangkan di unit lain. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen PT PLN Indonesia Power dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta pengembangan energi alternatif berbasis ekonomi sirkular. (*)








