Palembang,SuaraMetropolitan – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang resmi membuka Program Siswa Kelas Akhir (Niha’ie) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdi kepada agama, masyarakat, serta bangsa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Ponpes Nurul Qomar Palembang, Kamis (23/7/2026).
Acara yang dimulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB itu berlangsung khidmat dan diikuti dengan antusias oleh para santri dan santriwati, khususnya peserta Program Niha’ie. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dan doa bersama.
Pembukaan program turut dihadiri Ketua Yayasan Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. M. Afrizal Rivai, S.H., didampingi Wakil Mudir Ust. Ramadonsyah, S.Pd.Gr., para kepala sekolah SMA dan Diniyah, dewan guru, staf pengajar, serta seluruh santri dan santriwati Ponpes Nurul Qomar Palembang.
Sebanyak 47 santri kelas akhir dari jenjang kelas IX dan XII akan mengikuti pembinaan selama satu tahun ke depan. Program tersebut mencakup penguatan nilai-nilai keislaman, peningkatan kompetensi akademik, pembinaan kepemimpinan, pembiasaan ibadah, pengembangan kemampuan komunikasi, hingga pembekalan untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ponpes Nurul Qomar Palembang KH. M. Afrizal Rivai, S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Niha’ie.
“tujuan program nihai’ie ini adalah mempersiapkan bekal keilmuan secara matang untuk terjun ke masyarakat dan saya sangat mendukung program nihai’e ini.” ucap tegas beliau.
Program Niha’ie menjadi bagian dari komitmen Pondok Pesantren Modern Terpadu Nurul Qomar Palembang dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kemandirian, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat di tengah kehidupan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ust. Irham Abdal, kemudian dilanjutkan penyampaian materi perdana oleh Ust. Herwansyah, S.Pd., Gr., mengenai praktik imamah salat berjamaah. Melalui pembinaan tersebut, para santri diharapkan dapat mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh sehingga memiliki bekal ilmu dan pengalaman yang bermanfaat ketika terjun mengabdi di tengah masyarakat.








