Palembang,SuaraMetropolitan – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai merealisasikan program penataan kabel utilitas sebagai langkah menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata, aman, dan nyaman. Kawasan POM IX, tepatnya di depan TVRI, menjadi lokasi perdana pelaksanaan program ducting utility yang dimulai pada Kamis (23/7/2026).
Program tersebut merupakan upaya Pemkot Palembang untuk mengatasi kabel-kabel udara yang selama ini dinilai semrawut, sehingga tidak hanya memperbaiki estetika kota, tetapi juga mengurangi potensi risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan program ducting utility bukanlah kebijakan yang muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, program ini telah dipersiapkan sejak satu tahun lalu sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun kota yang lebih modern.
“Program ducting utility ini sudah kami siapkan sejak satu tahun lalu. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan Kota Palembang yang lebih tertata, aman, dan modern,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan, penataan kabel utilitas memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar memperindah wajah kota. Keberadaan kabel udara yang semrawut juga dinilai berpotensi mengganggu keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
“Penataan ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kabel-kabel yang semrawut kita tata agar tidak lagi mengganggu,” katanya.
Melalui sistem ducting utility, jaringan utilitas seperti kabel telekomunikasi dan jaringan pendukung lainnya akan dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih rapi sekaligus mendukung konsep Palembang sebagai kota metropolitan yang modern dan berkelanjutan.
Ratu Dewa menambahkan, arah pembangunan yang dijalankan Pemkot Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada pembenahan fasilitas yang telah ada agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
“Kita ingin pembangunan itu tidak hanya membangun yang baru, tetapi juga menata yang sudah ada agar lebih baik, lebih aman, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Palembang menggandeng berbagai pihak, mulai dari operator telekomunikasi, PLN, hingga pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah juga memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan dengan tetap meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Baca juga: Dinkes Dipuji, Sejumlah OPD Jadi Sorotan dalam Evaluasi Kinerja Pemkot Palembang
“Kami mengajak seluruh operator untuk mendukung penuh program ini. Pemerintah akan terus mengawal agar pekerjaan berjalan sesuai standar dan selesai tepat waktu,” tegasnya.
Pemerintah Kota Palembang menargetkan program penataan kabel utilitas tidak berhenti di kawasan POM IX. Setelah tahap awal ini, pekerjaan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah koridor strategis lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Ini baru langkah awal. Selanjutnya akan kita lanjutkan ke kawasan strategis lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat Palembang,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan demi mewujudkan Palembang yang semakin tertata, aman, dan memiliki daya saing.
“Mari kita jaga bersama. Ini untuk Palembang yang lebih indah, lebih tertib, dan semakin maju,” pungkasnya.






