Palembang,SuaraMetropolitan – Di balik ketegasan seorang aparatur sipil negara dan semangat kompetitif seorang atlet, tersimpan sosok perempuan yang menjadikan pengabdian sebagai bagian dari jalan hidupnya. Dialah Cherly Panggar Besi, SE., M.Si., ASN Pemerintah Kota Palembang yang dikenal aktif, enerjik, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Lahir di Palembang pada 5 November 1985, Cherly merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan hidupnya. Setelah menempuh pendidikan di SMA Kusuma Bangsa Palembang, ia melanjutkan pendidikan tinggi hingga meraih gelar Magister Sains (M.Si.) Ilmu Akuntansi dari Universitas Sriwijaya.
Karier pengabdiannya sebagai ASN dimulai saat diterima sebagai CPNS Pemerintah Provinsi Bengkulu pada tahun 2009. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2015, ia bergabung dengan Pemerintah Kota Palembang sebagai Analis Kepegawaian Pertama di Badan Kepegawaian Daerah Kota Palembang. Sejak saat itu, berbagai amanah strategis terus dipercayakan kepadanya.
Dalam perjalanan birokrasi, Cherly pernah menjabat sebagai Kasubbag Kelembagaan, Kepegawaian dan Analisis Jabatan pada Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Pada posisi tersebut, ia turut berjibaku dalam penyusunan berbagai indikator yang menjadi dasar pemecahan, penggabungan hingga pembentukan nomenklatur organisasi perangkat daerah yang masih digunakan hingga saat ini.

Baca juga: Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Parkir Rajawali Village di Palembang Kena Segel Satpol PP
Kontribusinya juga sangat menonjol saat bertugas di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang sebagai Kasubbid Penyusunan Laporan Keuangan. Bersama tim, ia menjadi salah satu motor penggerak dalam penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kota Palembang yang berhasil turut mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama empat tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2021.
Bahkan pada tahun 2018, Pemerintah Kota Palembang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai pemerintah daerah tercepat se-Indonesia dalam penyerahan laporan keuangan. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Keinginannya untuk ikut menjaga serta menyelamatkan aset daerah kemudian membawanya berkiprah di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palembang. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Bina Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Palembang, jabatan yang telah diembannya selama hampir lima tahun.
Selain dikenal sebagai ASN yang berdedikasi, Cherly juga merupakan sosok perempuan yang aktif dalam dunia olahraga. Kecintaannya terhadap badminton telah tumbuh sejak sekolah dasar. Dari hobi tersebut, ia pernah menjadi atlet perwakilan dalam ajang PORNAS KORPRI Tahun 2023 di Semarang serta meraih peringkat kedua pada kejuaraan KORPRI tingkat Provinsi tahun 2025.

Belakangan, ia juga menorehkan prestasi sebagai Juara I Kejuaraan Padel Eksekutif ASN Pemerintah Kota Palembang. Semangat olahraga yang dimilikinya turut diwujudkan melalui perannya sebagai Bendahara Umum Pengurus Kota PBSI Palembang.
Bagi Cherly, olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kedisiplinan, konsistensi, dan mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Di luar kesibukannya sebagai pejabat dan atlet, Cherly dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Bersama berbagai komunitas dan rekan-rekannya, ia kerap terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan, pemberian bantuan kasur bagi masyarakat kurang mampu, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya.
Tidak hanya itu, ia juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan. Melalui berbagai kegiatan sosial dan pendekatan langsung kepada warga, Cherly kerap mengajak masyarakat untuk tertib administrasi dengan membawa KTP dalam berbagai pelayanan publik maupun kegiatan sosial yang digelar, bahkan sering diselingi pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat.

Meski telah banyak menorehkan prestasi, perjalanan pengabdian yang dijalaninya tidak selalu mudah. Dinamika birokrasi dan berbagai tantangan dalam sistem pemerintahan kerap menguras tenaga, pikiran, dan perasaan. Integritas serta loyalitas yang dipegang teguh sering kali menghadapkan dirinya pada pergolakan batin dan berbagai ujian dalam menjalankan tugas.
Cherly mengatakan, setiap amanah yang diberikan kepadanya, baik dalam pekerjaan maupun organisasi, selalu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, dan komitmen untuk terus belajar.
“Saya meyakini bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ketika kita diberikan amanah, maka tugas kita adalah menjalankannya sebaik mungkin. Tidak ada keberhasilan yang diraih secara instan, semuanya membutuhkan proses, komitmen, dan kemauan untuk terus belajar serta memperbaiki diri,” ujar Cherly, saat dibincangi SuaraMetropolitan Senin, (22/6/2026).
Ia juga berharap kiprahnya dapat menjadi motivasi bagi perempuan, khususnya ASN, untuk terus mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik di berbagai bidang.
“Saya ingin perempuan-perempuan hebat di Kota Palembang percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Jangan takut untuk bermimpi besar dan mencoba hal-hal baru. Selama kita bekerja dengan niat baik, menjaga integritas, dan tidak mudah menyerah, insya Allah akan selalu ada jalan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya..
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Cherly memilih untuk tetap bertahan dengan ketulusan dan keikhlasan. Doa seorang ibu serta pesan sederhana dari sang anak menjadi sumber kekuatan yang selalu mengiringi langkahnya. Sebuah kalimat yang pernah menguatkannya saat menghadapi persoalan pekerjaan terus menjadi pegangan hidupnya, yakni “Wakafa Billahi Syahida” yang bermakna “Cukuplah Allah sebagai saksi.”
Kalimat sederhana itu menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian, kerja keras, dan perjuangan yang dilakukan akan selalu diketahui dan dinilai oleh Allah SWT. Dengan keyakinan tersebut, Cherly Panggar Besi terus melangkah mengabdikan diri untuk masyarakat Kota Palembang, sembari membuktikan bahwa prestasi, integritas, kepedulian sosial, dan pengabdian dapat berjalan beriringan dalam satu sosok perempuan inspiratif.






