Palembang,SuaraMetropolitan – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) terus mengintensifkan upaya pemberantasan narkoba di berbagai lini, termasuk sektor industri. Salah satu langkah strategisnya diwujudkan dengan menggandeng PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang dalam deklarasi komitmen sebagai Industri Bersinar (Bersih Narkoba), yang digelar di Gedung Annex Lantai 2 PT Pusri Palembang, Rabu (11/6/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional BNN dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan kerja. BNNP Sumsel menyampaikan langsung kebijakan dan arah strategis P4GN dalam sesi sharing session yang diikuti oleh direksi, karyawan, anak perusahaan, serta yayasan di bawah naungan PT Pusri, baik secara luring maupun daring.
Baca juga: Kakanim Palembang : Data Terakhir ada 65 Tenaga Kerja Asing yang Bekerja di Kawasan PT Pusri
Baca juga: K MAKI Soroti TKA PT Pusri Tidak Lapor, Feri Kurniawan: Potensi Rugikan Pemkot Palembang
Sebagai bentuk konkret kerja sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Guruh Achmad Fadiyanto, MH dan Direktur Utama PT Pusri Palembang Daconi Khotob, serta disaksikan oleh Direktur Keuangan dan Umum PT Pusri, Saifullah Lasindrang.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Guruh Achmad Fadiyanto menegaskan pentingnya keterlibatan aktif dunia industri dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba.
Baca juga: K MAKI Ragukan Pernyataan Komut PT Pusri Masalah TKA Sudah Selesai
“P4GN bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia industri. PT Pusri menunjukkan komitmen luar biasa untuk menjadi bagian dari Indonesia Bersinar,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pusri, Daconi Khotob, menyambut baik inisiatif BNNP Sumsel dan menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan titik awal dari transformasi budaya kerja yang lebih sehat dan produktif.
Melalui sinergi ini, BNNP Sumsel kembali menegaskan peran sentralnya sebagai pelopor dalam membangun kesadaran kolektif di masyarakat industri, bahwa perlawanan terhadap narkoba dimulai dari tempat kerja dan budaya perusahaan yang bersih. (*)






