Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan sejumlah arahan kepada Raimon Lauri yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang.
Ratu Dewa meminta Dinas Perkimtan memastikan pelaksanaan tugas dan program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari perumahan, permukiman, sanitasi, drainase, air bersih hingga penataan lingkungan.
“Tugas pokok dan fungsi Dinas Perkimtan Palembang berkaitan dengan program perumahan, baik itu permukiman, sanitasi, drainase, air bersih dan penataan lingkungan dalam rangka menjawab semua kebutuhan masyarakat,” kata Ratu Dewa saat pelantikan pejabat eselon II di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jumat (18/9/2026) Sore.
Ia meminta kawasan kumuh, rumah tidak layak huni serta wilayah yang rawan banjir dipetakan secara jelas. Penanganan infrastruktur dasar juga harus dilakukan berdasarkan data dan kondisi konkret di lapangan, termasuk melalui koordinasi dengan Dinas PUPR.
Baca juga: Ratu Dewa Ingatkan Kadis Perikanan Baru: Bantuan Jangan Karena Tekanan atau Kepentingan
“Petakan kawasan yang kumuh, termasuk rumah tidak layak huni, banjir juga koordinasi dengan PUPR serta soal infrastruktur dasar harus berbasis data dan konkret,” ujarnya.
Ratu Dewa juga menegaskan setiap laporan, tuntutan dan keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti serta diberikan kepastian. Ia meminta pembangunan yang tidak tepat sasaran, tidak berkualitas dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dihentikan.
“Setiap laporan dan tuntutan dan keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti dan diberi kepastian. Hentikan pembangunan yang tidak tepat sasaran, tidak berkualitas, tidak bermanfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Ratu Dewa, setiap pekerjaan juga harus memperhatikan mutu dan terbebas dari penyimpangan untuk kepentingan pribadi. Ia meminta Dinas Perkimtan menyusun rencana kerja yang jelas, baik mingguan, bulanan maupun tahunan, sehingga dapat dievaluasi.
Baca juga: Ratu Dewa Lantik Enam Pejabat Eselon II, Ini Nama dan Jabatan Barunya
“Kalau setiap pekerjaan perhatikan mutu dan bebas dari penyimpangan keperluan pribadi seperti sebelumnya. Susun kerja yang jelas mingguan, bulanan, tahunan dan dapat dievaluasi. Jangan hanya bangunan, tapi yang lingkungan layak, sehat dan tanpa masalah,” katanya.
Selain itu, Ratu Dewa menyoroti kondisi pepohonan dan tanaman di sejumlah jalan protokol Palembang. Memasuki musim kemarau, ia meminta pohon yang mati maupun tidak produktif ditangani untuk menjaga wajah kota.
“Ini musim kemarau, perhatian wajah kota. Tebang pohon-pohon yang tidak produktif sampai ranting, pohon yang mati, tanaman disisir. Jalan-jalan protokol sudah banyak pohon yang mati ditebang, dipangkas termasuk tanaman,” ujarnya.
Ratu Dewa kemudian meminta Kepala Dinas Perkimtan turun langsung melihat kondisi kota. Ia bahkan meminta hal tersebut dilakukan pada berbagai waktu agar kondisi di lapangan benar-benar diperhatikan.
“Silakan Kepala Dinas berkeliling, siang, malam, sore, pagi, diperhatikan betul,” tandasnya.






