Berita Daerah

Langkah Serius Sumsel Lawan DBD, 5.000 Anak SD di Palembang Jalani Vaksinasi

×

Langkah Serius Sumsel Lawan DBD, 5.000 Anak SD di Palembang Jalani Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel, Herman Deru, di sela-sela Pembukaan Program Pemantauan Aktif Pencegahan Dengue pada anak sekolah dasar di Kota Palembang, Rabu (18/2/2026)

Palembang,SuaraMetropolitan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat upaya pencegahan guna menekan angka kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui program Pemantauan Aktif Pencegahan Dengue pada anak sekolah dasar di Kota Palembang.

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru secara resmi membuka program tersebut pada Rabu (18/02/2026), bertempat di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Palembang.

Dalam pelaksanaan tahap awal, program ini menargetkan sebanyak 5.000 anak sekolah dasar sebagai sasaran vaksinasi dengue di Kota Palembang. Herman Deru menegaskan, kegiatan ini merupakan tonggak awal menuju target besar Sumsel Nol Kematian akibat Dengue pada tahun 2030.

Baca juga: Bantuan Rp20 Juta per Rumah, Palembang Dapat Kuota 1.000 Unit BSPS 2026

“Vaksinasi ini adalah langkah konkret. Kami ingin angka kematian akibat DBD turun signifikan,” tegasnya.

Herman Deru juga berharap langkah ini dapat diikuti kabupaten dan kota lain di Sumsel melalui kerja sama lintas sektor. Namun ia mengakui, pelaksanaan program vaksinasi tersebut tetap harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran masing-masing daerah.

“Jika skema pendanaan memungkinkan, vaksinasi akan kita perluas. Vaksin ini memberikan perlindungan jangka panjang,” ujarnya.

Baca juga: Pengelolaan Tirta Randik Jadi Sorotan, Pemkab Muba Pastikan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Sementara itu, Ketua Vaksinasi Nasional sekaligus Ketua Komite Imunisasi, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki, Sp.A(K), menjelaskan bahwa vaksin dengue kini telah tersedia dengan tingkat keamanan dan efektivitas yang baik. Ia menyebutkan, program pemantauan aktif ini akan berlangsung selama tiga tahun dengan melibatkan berbagai institusi kesehatan serta akademisi.

Studi tersebut juga menjadi bagian dari kerja sama multi negara bersama Thailand dan Malaysia. Hasil pemantauan diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pemberian vaksin dengue di masa mendatang.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, jajaran tenaga kesehatan, serta para dekan fakultas kedokteran di Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.