Padang,SuaraMetropolitan – Dalam rangka memperingati World Ocean Day (Hari Laut Sedunia) dan Coral Triangle Day (Hari Segitiga Terumbu Karang) 2026, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Teluk Sirih menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kampanye pengurangan sampah laut yang diselenggarakan oleh Loka Pengelolaan Kelautan (LPK) Pekanbaru.
Aksi lingkungan yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 ini dipusatkan di Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan sekitarnya. Sementara itu, seremonial pembukaan dan koordinasi terpadu dilaksanakan di UPTD KPSDKP Sumatera Barat.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah, komunitas peduli lingkungan, hingga sektor korporasi. Keterlibatan PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih menjadi bukti nyata bahwa operasional penyediaan energi listrik yang andal berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), khususnya dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati laut.
PLS Manager PT PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih, Herowiko Thama Nurahman, menyampaikan bahwa ekosistem laut yang sehat merupakan pondasi penting bagi keberlanjutan kehidupan, termasuk bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional unit pembangkit.
“Keikutsertaan kami dalam kampanye yang diinisiasi oleh LPK Pekanbaru ini merupakan wujud nyata komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Melalui aksi bersih-bersih di Kawasan Konservasi Pulau Pieh ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam mengurangi timbulan sampah, terutama sampah plastik yang dapat mengancam kelangsungan hidup terumbu karang dan biota laut lainnya,” ujar Herowiko Thama Nurahman.
Lebih lanjut, Herowiko menambahkan bahwa momentum World Ocean Day dan Coral Triangle Day harus dijadikan pengingat kolektif. “Kami berharap kolaborasi bersama UPTD KPSDKP Sumatera Barat dan LPK Pekanbaru ini tidak berhenti sampai di sini, namun dapat terus berlanjut guna membangun kesadaran bersama dalam menjaga laut kita agar tetap bersih, produktif, dan lestari untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Ada beberapa agenda utama yang berhasil dilaksanakan dalam kolaborasi aksi kali ini:
– Aksi Bersih Pantai dan Laut: Mengumpulkan dan memilah sampah organik serta anorganik di sekitar Kawasan Konservasi Pulau Pieh untuk mencegah kerusakan ekosistem bawah laut.
– Edukasi Pengurangan Sampah: Kampanye bersama untuk menyadarkan masyarakat pesisir dan pelaku wisata mengenai pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang dari ancaman mikroplastik.
– Penguatan Sinergitas: Memperkuat kolaborasi antara LPK Pekanbaru, UPTD KPSDKP Sumbar, dan PLN Indonesia Power dalam program-program konservasi lingkungan di masa mendatang.
Kawasan Konservasi Pulau Pieh sendiri merupakan salah satu zona penting di Sumatera Barat yang memiliki kekayaan hayati tinggi, termasuk terumbu karang eksotis dan biota laut dilindungi seperti penyu. Melalui aksi nyata ini, PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih berharap dapat terus menginspirasi insan korporasi dan masyarakat luas untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai demi masa depan laut Indonesia yang biru dan sehat. (*)












