Berita Daerah

Perkuat BUMD, BPR Sumsel dan Bank Sumsel Babel Bangun Sinergi Pembiayaan

×

Perkuat BUMD, BPR Sumsel dan Bank Sumsel Babel Bangun Sinergi Pembiayaan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di sela-sela Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara BPR Sumsel dan Bank Sumsel Babel.

Palembang,SuaraMetropolitan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Provinsi Sumatera Selatan memperkuat sinergi antar-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan Bank Sumsel Babel melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang bantuan pemotongan angsuran kredit/pembiayaan.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah dilakukan BPR Sumsel bersama Bank Sumsel Babel. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran BUMD agar dapat saling mendukung dan memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

Direktur BPR Provinsi Sumatera Selatan, Hendera, SE., mengatakan kerja sama tersebut salah satunya berkaitan dengan mekanisme pemotongan angsuran kredit bagi debitur BPR yang menerima gaji melalui Bank Sumsel Babel.

“Kita menindaklanjuti dari MoU dengan Bank Sumsel Babel,” kata Hendera, saat di wawancarai, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) online membuat mekanisme pemotongan angsuran yang sebelumnya dilakukan langsung oleh bendahara mengalami perubahan. Karena gaji ASN masuk melalui Bank Sumsel Babel, maka proses pemotongan angsuran perlu dilakukan melalui bank tersebut.

Baca juga: QRIS Tak Lagi “Gratis”? SPBU Palembang Akui Kenakan Biaya Tambahan ke Konsumen

“Sekarang sejak ada SP2D online, jadi gajinya para ASN masuk di Bank Sumsel Babel debitur kami yang selama ini di potong langsung oleh Bendahara sekarang sudah tidak bisa lagi harus dipotong oleh Bank Sumsel Babel itu kita kerjasama dengan Bank Sumsel Babel sebagai bentuk kolaborasi antara BUMD di Sumsel sesuai dengan arahan dari Gubernur Sumsel pada waktu itu,” jelasnya.

Hendera menyebut, penguatan kolaborasi tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang sebelumnya meminta BUMD untuk membangun sinergi sehingga dapat saling memberikan manfaat.

Dalam kerja sama tersebut, kolaborasi tidak hanya menyangkut pembiayaan, tetapi juga mencakup pengembangan layanan teknologi informasi, penggunaan ATM Bersama serta program lainnya.

“Jadi kita akan kerjasama dalam program Linkit, Program IT dan penggunaan ATM Bersama dan pembiayaan bersama dari program itu untuk meningkatkan pertumbuhan bersama,” ujarnya.

Ia menilai, sinergi dengan Bank Sumsel Babel memberikan sejumlah keuntungan bagi BPR Sumsel. Salah satunya dalam hal penguatan kapasitas keuangan, mengingat kemampuan keuangan BPR yang relatif terbatas.

Baca juga: Launching Dulu, PBG Menyusul? Pemkab Ogan Ilir dan Manajemen Indomaret Disorot

“Keuntungan untuk BPR sendiri banyak sebenarnya pertama keuangan BPR inikan terbatas jadi dalam keuangan kita bisa saling support misalnya Bank Sumsel memiliki Uang kita BPR ada UMKM nah disinilah manfaatnya kita bisa menyalurkan atau sebaliknya,” ungkap Hendera.

Selain pembiayaan, kerja sama juga membuka peluang penguatan layanan berbasis teknologi. Hendera menjelaskan, BPR memiliki keterbatasan secara regulasi dalam melakukan transfer sehingga diperlukan kolaborasi dengan bank umum seperti Bank Sumsel Babel.

“Kedua dalam hal IT BPR kan secara regulasi BPR tidak bisa mengirimkan atau transfer sekarang bisa dengan menggandeng Bank Umum termasuk Bank Sumsel Babel melalui ATM bersama tadi menggunakan mobile mereka jadi nasabah kami BPR bisa menggunakan Mobile dari Bank Sumsel Babel tadi bisa bayar angsuran dan juga kop branding di ATM itu ada juga loga BPR,” katanya.

Lebih lanjut, Hendera mengungkapkan bahwa penguatan sinergi antar-BUMD juga menjadi bagian dari arahan Gubernur Sumsel. Bank Sumsel Babel yang memiliki kapasitas keuangan lebih besar diharapkan dapat ikut menggerakkan dan memperkuat BUMD lainnya.

“Kami sebelum sempat melakukan rapat terbatas kata Pak Gubernur kolaborasi antar BUMD terutama Bank Sumsel Babel karena memiliki keuangan yang besar agar menggerakkan atau menuntun BUMD lain contohnya Jamkrida, BPR dan BUMD lain butuh dana bisa minjam dengan Bank Sumsel Babel jadi bisa saling menguatkan antar BUMD dan Deviden bisa kembali ke Daerah,” pungkasnya.

Melalui kerja sama tersebut, BPR Sumsel dan Bank Sumsel Babel diharapkan dapat saling memperkuat, baik dalam pembiayaan, layanan perbankan maupun pemanfaatan teknologi. Sinergi antar-BUMD ini juga diharapkan mampu mendorong pembiayaan sektor UMKM sekaligus meningkatkan kontribusi BUMD terhadap perekonomian dan pendapatan daerah.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.