Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa kegiatan “Palembang Goool Nobar 2026” yang dipadukan dengan Festival Rakyat Nusantara tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang digelar di Pelataran Kambang Iwak (KI) atau Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Minggu (19/7) malam itu dipadati ribuan warga yang datang untuk menyaksikan partai final Piala Dunia 2026. Sebelum pertandingan dimulai, masyarakat terlebih dahulu disuguhkan berbagai hiburan, mulai dari penampilan musik, pentas seni tradisional Dul Muluk, hingga beragam atraksi hiburan rakyat yang menambah semarak suasana.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengatakan rangkaian kegiatan nobar tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Palembang bersama Kodim 0418/Palembang dan telah berlangsung selama sembilan hari.
“Selama sembilan hari masyarakat telah menikmati rangkaian kegiatan ini. Dan pada malam ini kita bersama-sama akan menyaksikan partai final Piala Dunia,” ujar Aprizal.
Sementara itu, Ratu Dewa mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti nobar final Piala Dunia hingga malam puncak pelaksanaan.
Baca juga: Padi Lokal Semende Didorong Lebih Produktif, Masa Tanam Ditargetkan Lebih Singkat
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, arahan Panglima TNI, serta sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan sepak bola nasional.
“Seperti yang telah disampaikan Pak Sekda, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Bapak Mendagri, arahan Bapak Panglima TNI, sekaligus sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia terkait percepatan pembangunan sepak bola nasional,” kata Ratu Dewa.
Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terus meningkat sejak hari pertama pelaksanaan hingga malam final. Selain menghadirkan hiburan bagi warga, kegiatan tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM yang membuka stan di lokasi acara.
“Stand-stand UMKM yang hadir juga memberikan peluang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan. Ini menjadi manfaat nyata dari kegiatan yang kita selenggarakan bersama,” ujarnya.
Ratu Dewa menilai sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang tanpa memandang suku, agama, ras maupun perbedaan lainnya.
Baca juga: Ke Mana Aliran Fee Proyek Lampu Jalan? Publik Tunggu Jawaban Kejari
“Sepak bola mampu menjadi perekat persaudaraan. Inilah makna yang ingin kita bangun bersama melalui kegiatan nobar ini,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para pendukung kedua tim agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kebersamaan setelah pertandingan berakhir.
“Siapa pun yang didukung, baik Spanyol maupun Argentina, mari tetap menjaga persaudaraan. Jangan sampai setelah pertandingan selesai kita tidak saling bertegur sapa lagi,” pesannya.
Selain itu, Ratu Dewa mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan, Rumah Dinas Wali Kota pada hakikatnya merupakan rumah bagi seluruh warga Kota Palembang sehingga harus dijaga bersama.
“Rumah Dinas Wali Kota ini pada hakikatnya adalah rumah bagi seluruh masyarakat Kota Palembang. Karena itu, mari kita jaga bersama kebersihan, ketertiban, dan kenyamanannya,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Ratu Dewa berharap euforia nobar final Piala Dunia dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola sekaligus menjadi penyemangat bagi kemajuan persepakbolaan nasional, khususnya di Kota Palembang.
“Mari kita nikmati kebersamaan ini dengan penuh suka cita. Semoga semangat yang lahir dari kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi kemajuan sepak bola Indonesia, khususnya Kota Palembang yang kita cintai,” pungkasnya. (*)






