Palembang,SuaraMetropolitan – Hubungan antara Australia dan Palembang kembali menunjukkan penguatan melalui pendekatan diplomasi lingkungan. Hal ini terlihat dari kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, ke ruang audiensi Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan kedua pihak, sekaligus menyepakati peningkatan kerja sama di sektor sanitasi, pengelolaan limbah, dan pembangunan berkelanjutan.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menekankan pentingnya keberlanjutan sinergi antara kedua pihak. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan, mulai dari pengelolaan persampahan hingga penerapan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Baca juga: Kejati Sumsel Geledah Kasus Sungai Lalan, Uang Rp367 Juta hingga Harley Davidson Disita
“Palembang masih sangat membutuhkan dukungan kerjasama dengan Pemerintah Australia, terutama dalam hal sanitasi dan lingkungan. Alhamdulillah, pertemuan ini berlangsung positif dan penuh kehangatan,” ujarnya.
Sementara itu, Duta Besar Australia, Roderick Brazier, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen Australia untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan di Palembang.
Baca juga: Kredit Bermasalah BRI Seret 8 Tersangka, 5 Langsung Ditahan Kejati Sumsel
“Saya ingin sekali bekerjasama dengan Bapak Walikota agar hubungan Australia dan Indonesia, khususnya Palembang, semakin erat dan bermanfaat bagi kedua pihak,” ungkapnya.
Kunjungan ini turut didampingi jajaran dari Kedutaan Besar Australia, di antaranya Ms Ally Renton (Second Secretary Health – Human Development and Humanitarian Branch), Ms Widya Setyowati (Unit Manager Water & Sanitation Lead – Economic, Investment and Infrastructure Branch), serta Mr Benjamin Smith (Deputy Director Water and Sanitation – KIAT Facility). (*)






