Palembang,SuaraMetropolitan – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, secara resmi membuka Pengajian Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya. Kegiatan tersebut digelar di Griya Agung Palembang, Rabu (18/2/2026) malam.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa syukur karena seluruh pihak masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk kembali menjalankan rangkaian Safari Ramadhan yang telah menjadi tradisi para gubernur sebelumnya.
“Alhamdulillah kita masih diberkahi untuk kembali membuka dan menjalankan Safari Ramadhan. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu. Mudah-mudahan kita dapat terus mengikuti rangkaian kegiatan ini,” ujarnya.
Baca juga: Skandal Gratifikasi Proyek Irigasi, Uang Rp1,6 M Diduga Mengalir Lewat Anak Oknum DPRD Muara Enim
Ia mengaku bahagia dapat kembali bersilaturahmi secara langsung melalui momentum Ramadhan. Menurutnya, bulan suci menjadi waktu yang tepat untuk mempererat ukhuwah serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Herman Deru berharap jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh undangan dapat mengikuti agenda Safari Ramadhan 1447 H sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan salat Tarawih sebagai penanda dimulainya kegiatan Safari Ramadhan tahun ini.
Baca juga: Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Direksi Semen Baturaja, Kasus Korupsi Distribusi Rugikan Rp74 Miliar
Terkait adanya perbedaan waktu awal puasa di tengah masyarakat, ia mengimbau agar hal tersebut tidak dipersoalkan dan tetap menjaga suasana kebersamaan.
“Mudah-mudahan suasana gembira ini terus berkesinambungan,” tutupnya.
Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Sekretaris Daerah Sumsel H. Edward Candra, Ketua DPW Provinsi Sumsel Hj. Desy Kasnayati Edward, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.







