Berita Daerah

Herman Deru Sambut Pejabat Baru Kemenkeu, Bahas Strategi Hadapi Kondisi Fiskal

×

Herman Deru Sambut Pejabat Baru Kemenkeu, Bahas Strategi Hadapi Kondisi Fiskal

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menerima audiensi jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (4/6/2026).

Palembang,SuaraMetropolitan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima audiensi jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (4/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penyambutan pejabat baru Kemenkeu di Sumsel sekaligus membahas penguatan sinergi dalam menghadapi tantangan fiskal yang tengah dihadapi pemerintah.

Audiensi dipimpin Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) yang juga Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumsel, Retno Sri Sulistyani. Turut mendampingi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) Agus Sudarmadi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumsel, Jambi, dan Babel Ferdinan Lengkong, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumsel Rahmadi Murwanto, serta Kepala Balai Diklat Keuangan Palembang Agung Heri Pranyoto.

Dalam kesempatan tersebut, Retno menjelaskan bahwa kunjungan itu sekaligus menjadi ajang perkenalan dirinya bersama Agus Sudarmadi sebagai pejabat yang baru bertugas di Sumatera Selatan. Selain itu, audiensi juga bertujuan membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel guna mengoptimalkan penerimaan negara serta pengelolaan keuangan daerah.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Palembang–Betung Terkendala, Pemkab Banyuasin Siapkan Mediasi

Menanggapi hal itu, Herman Deru menyambut baik kehadiran jajaran pimpinan Kemenkeu di Bumi Sriwijaya. Ia mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada para pejabat baru, sembari menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antar instansi di tengah kondisi fiskal yang penuh tantangan.

“Kondisi finansial negara cukup sulit. Setiap kepala daerah memiliki janji kampanye yang legal dan telah dituangkan dalam RPJMD. Namun, di sisi lain kita juga menghadapi efisiensi anggaran sekitar 50 persen. Karena itu, kondisi ini harus disikapi secara baik dan bijaksana,” ujar Herman Deru.

Baca juga: Diduga Peras Agen Kapal, Kepala KUPP Sungai Lumpur Jadi Tersangka

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Direktorat Jenderal Pajak, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan memiliki peran penting dalam memperkuat pengelolaan aset, meningkatkan penerimaan daerah, serta mendukung pelaksanaan program-program prioritas pembangunan.

Herman Deru menegaskan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Karena itu, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di bawah Kementerian Keuangan perlu terus ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.