Berita DaerahEkonomi & Bisnis

PLN Indonesia Power UBP Keramasan Jalin Kolaborasi Strategis Melalui Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

×

PLN Indonesia Power UBP Keramasan Jalin Kolaborasi Strategis Melalui Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Kerja sama antara PLN IP UP Keramasan dan Gerakan Kolaborasi Nasional Sedekah Sampah untuk Pendidikan sebagai kolaborasi strategis meningkatkan kualitas pendidikan dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.

Palembang,SuaraMetropolitan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan melalui Unit Pembangkitan (UP) Keramasan resmi menjalin kerja sama dengan Gerakan Kolaborasi Nasional Sedekah Sampah untuk Pendidikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Desa Quran, Rabu (03/06/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Manager PLN Indonesia Power UP Keramasan, Rendi Wijaya Putra, dan Presiden Gerakan Kolaborasi Nasional Sedekah Sampah untuk Pendidikan, Wahyu Griya Suryana. Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha dan komunitas sosial dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.

Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan merupakan inisiatif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah bernilai ekonomis dengan pemberdayaan pendidikan masyarakat. Melalui program ini, sampah plastik yang selama ini menjadi tantangan lingkungan akan diubah menjadi sumber manfaat yang dapat mendukung berbagai kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Manager PLN Indonesia Power UP Keramasan, Rendi Wijaya Putra, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“PLN Indonesia Power UP Keramasan terus mendorong terciptanya program-program berkelanjutan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung dunia pendidikan melalui pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bernilai ekonomi,” ujar Rendi.

Sementara itu, Presiden Gerakan Kolaborasi Nasional Sedekah Sampah untuk Pendidikan, Wahyu Griya Suryana, mengapresiasi dukungan PLN Indonesia Power UP Keramasan terhadap gerakan yang mengedepankan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan dan pendidikan.

“Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap pendidikan. Kami optimistis sinergi ini akan memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan,” ungkap Wahyu.

Adapun tujuan utama kerja sama ini meliputi peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta kebiasaan memilah sampah sejak dini, mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah berkelanjutan, memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan komunitas dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan pendidikan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas dan pelestarian lingkungan.

Dalam implementasinya, ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan program pengumpulan sampah botol plastik dari lingkungan perusahaan, sekolah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sampah yang terkumpul akan disalurkan dan dikelola oleh Gerakan Kolaborasi Nasional Sedekah Sampah untuk Pendidikan untuk dimanfaatkan, diolah, maupun didaur ulang menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain itu, PLN Indonesia Power UP Keramasan akan memberikan dukungan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan pendanaan, penyediaan sarana pendukung, serta fasilitas penunjang guna memastikan keberlangsungan program. Kerja sama ini juga mencakup pengembangan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan pendidikan yang memanfaatkan hasil pengelolaan sampah plastik.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, kedua belah pihak akan melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, PLN Indonesia Power UP Keramasan menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menciptakan nilai tambah sosial, lingkungan, dan pendidikan bagi masyarakat. Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan yang mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih peduli lingkungan, berdaya secara ekonomi, dan memiliki akses pendidikan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.