Berita Daerah

Pemprov Sumsel Tanggung Kebutuhan Keluarga Korban Bus ALS

×

Pemprov Sumsel Tanggung Kebutuhan Keluarga Korban Bus ALS

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat di wawancarai, ketika menjenguk keluarga korban kecelakaan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (7/5/2026). 

Palembang,SuaraMetropolitan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan akan menanggung kebutuhan keluarga korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki selama proses identifikasi berlangsung di RS Bhayangkara Palembang.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat menjenguk keluarga korban kecelakaan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (7/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Herman Deru turut menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga berdialog dengan sejumlah keluarga untuk mengetahui asal daerah dan tujuan perjalanan mereka.

“Bapak dari mana, mau ke mana?” tanya Herman Deru kepada salah satu keluarga korban.

Pria tersebut menjawab dirinya berasal dari Way Tuba dan hendak menuju Medan.

Di hadapan keluarga korban, Herman Deru menegaskan seluruh kebutuhan selama proses identifikasi akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga: Tirta Musi Benahi Pipa Warisan 1905, Investasi Penggantian Diperkirakan Rp2 Miliar

“Kalau sampai selesai identifikasi, makan, minum, dan tempat tinggal keluarga korban akan difasilitasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” tegasnya.

Menurut Herman Deru, proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) harus dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan saat jenazah dipulangkan kepada pihak keluarga.

“Identifikasi ini penting. Jangan sampai salah korban yang dibawa pulang ke rumah keluarga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Herman Deru bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution juga memastikan akan membantu proses pemulangan 16 jenazah korban ke daerah asal masing-masing.

Berdasarkan data sementara, tiga korban berada di dalam truk yang terdiri dari sopir dan kernet asal Sumatera Utara. Sementara di dalam bus terdapat 13 penumpang.

Herman Deru juga meminta PT Jasa Raharja segera memberikan bantuan kepada seluruh korban tanpa membedakan latar belakang.

Baca juga: Viral Kasus Sungai Lalan, Pegiat Antikorupsi Minta Latar Belakang Perbup 2017 Dibuka Terang

“Jangan pandang bulu, berikan bantuan,” ujarnya.

Terkait penyebab kecelakaan, Herman Deru menyebut hal tersebut masih menjadi kewenangan pihak kepolisian.

“Itu ranahnya Bapak Kapolda, nanti Bapak Kapolda yang akan menjelaskannya,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan di wilayah Sumsel saat ini dinilai baik dan layak dilintasi. Namun demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara.

“Tinggal lagi kita harus mengemudi dengan hati-hati,” ucapnya.

Diketahui, kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki terjadi di wilayah Musi Rawas Utara pada Rabu (6/5/2026). Seluruh jenazah korban kini telah dipindahkan dari Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau ke RS Bhayangkara Palembang guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Maaf ya, kalau beritanya bagus di share saja.