Palembang,SuaraMetropolitan – Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta seluruh persiapan kegiatan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan secara matang agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menerima audiensi jajaran pengurus Gerakan Untuk Indonesia Maju (GUIM) di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (22/7/2026). Dalam pertemuan itu, pengurus GUIM memaparkan rencana pelaksanaan sejumlah kegiatan sosial yang akan digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.
Program yang disiapkan meliputi khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, donor darah, serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Khitanan massal akan diprioritaskan bagi anak-anak yang tinggal di kawasan rumah susun dan masyarakat yang membutuhkan.
Selain bergerak di bidang kesehatan, GUIM juga memiliki perhatian terhadap sektor pendidikan, ekonomi kreatif, dan kesehatan lingkungan. Melalui berbagai program tersebut, organisasi ini berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menanggapi rencana itu, Ratu Dewa mengapresiasi inisiatif GUIM yang dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.
Baca juga: Dinkes Dipuji, Sejumlah OPD Jadi Sorotan dalam Evaluasi Kinerja Pemkot Palembang
Ia meminta agar seluruh persiapan dilakukan secara matang, mulai dari penentuan lokasi kegiatan, kesiapan tenaga medis, hingga ketersediaan obat-obatan dan fasilitas pendukung lainnya. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang juga diharapkan dilakukan sejak awal agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, aman, dan optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan pelaksanaan kegiatan, termasuk penyediaan tim medis dan obat-obatan.
Namun demikian, Fenty meminta panitia segera menyampaikan data pasti mengenai jumlah peserta khitanan massal agar kebutuhan tenaga kesehatan, peralatan medis, dan logistik dapat dipersiapkan secara optimal sehingga kegiatan berlangsung lebih baik dan tepat sasaran.






