Baturaja,SuaraMetropolitan – Kebakaran melanda SMP Negeri 21 OKU di Kelurahan Batu kuning, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB..
Peristiwa tersebut menghanguskan ruang Laboratorium IPA yang selama ini juga digunakan sebagai ruang kegiatan belajar bagi 31 siswa kelas VIII.C.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran OKU mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil tangki suplai, dengan bantuan masyarakat sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena kebakaran terjadi pada malam hari saat tidak berlangsung kegiatan belajar mengajar.
Baca juga: Rp405 Juta Honor Staf Khusus Bupati Muba, Tanpa Seleksi, Tak Ada Laporan Kerja, Tiga Rangkap Jabatan
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd., meninjau langsung lokasi untuk melihat kondisi bangunan sekolah yang terdampak sekaligus menerima laporan terkait penanganan kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena terjadi malam hari tidak ada proses belajar mengajar, kebakaran ini sudah kita laporkan ke pihak Kepolisian, nanti pihak kepolisian akan mencari penyebab kebakaran ini,” kata Bupati OKU H Teddy Meilwansyah.
Saat ini, ruang yang terbakar masih dalam proses penanganan dan pendataan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran.
“Untuk kerugian saat ini masih kita lakukan pendataan, yang jelas yang terbakar Meja dan kursi serta buku-buku,” tuturnya.
Pemkab OKU melalui Dinas Pendidikan OKU akan segera mengusulkan perbaikan terhadap gedung yang terbakar. Sebelum rehabilitasi dilakukan, tim akan terlebih dahulu melakukan kajian untuk memastikan kondisi dinding bangunan masih layak atau tidak.
“Segera kita usulkan untuk perbaikan, namun sebelumnya akan ada tim kajian apakah dinding gedung ini masih layak atau tidak untuk dilakukan rehab, namun intinya akan segera kita rehab sehingga proses belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan lancar,” tukasnya.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar 31 siswa kelas VIII.C dialihkan ke ruang kelas lain agar proses pembelajaran tetap berlangsung.
“Prose belajar tetap berjalan seperti biasa, sementara kita alihkan ke kelas lain, tahun ini kita masukan dalam anggaran sehingga tahun depan sudah bisa dibangun,” tambah Plt Kadisdik OKU Zulfan Naser.
Turut mendampingi Bupati OKU dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kominfo OKU Mirdaili S.STP., M.Si., Kepala BKPSDM OKU Imron HS ST., M.Si., Kepala Bapelitbangda OKU H Yoyin Arifianto A.P., M.Si., Kepala Dinas Sosial OKU Iwarman S.T., M.Eng., serta Lurah Batukuning Anton Pengabdian.







